Friday, 15 July 2016

5 Tips Didik Anak Supaya Tidak manja, Degil Dan Boleh Berdikari

Assalamualaikum semua ibu bapa yang dihormati . saya kira topik ini amat penting untuk kita dalam mendidik anak-anak di zaman serba cangih ini . Tipu saya kata sedetik di hati ibubapa tidak risaukan anak-anak mengenai corak dan gaya hidup di masa hadapan. kadang-kadang risau juga pengaruh rakan sebaya yang negetif .  semoga tips-tips ini membantu saya dan para pembaca dalam mendidik anak-anak kita supaya tidak terlebih manja, degil dan boleh berdikari . In Shaa Allah.



Dalam kehidupan berkeluarga, setiap ibubapa mesti sangat mengharapkan anak-anaknya boleh membesar  menjadi anak-anak yang baik, dapat dibanggakan dan mempunyai karakter atau sifat-sifat yang positif dalam segala hal. Kebanyakan ibubapa akan melakukan segalanya demi membahagiakan anak-anak mereka dengan memberikan segalanya yang mereka inginkan, namun ternyata hal ini tidak selalu baik dalam proses mendidik anak. Banyak anak yang dibiasakan hidup dengan kemewahan dan tidak pernah merasa susah dalam hidupnya cenderung menjadi manja dan tidak dapat berdikari. Sebagai ibubapa, kita perlu berhati-hati dalam pengasuhan anak pada masa perkembangannya karana setiap didikan kita dipegaruhi besar bagi kehidupan sang anak di masa depan.
Berikut adalah tips bagaimana mendidik anak dengan baik agar tidak manja, keras kepala dan dapat berdikari


1. Jangan ikut semua keinginan anak
Walaupun kita sangat sayang anak kita, menuruti semua keinginannya bukanlah cara mendidik anak dengan betul. Tindakan tersebut hanya akan membuat anak kita menjadi anak yang manja. Jika sejak kecil anak sudah dimanjakan dengan mengikuti semua keinginannya, mungkin dimasa akan datang anak boleh cenderung tidak berdikari dan malas sebab selalu fikir ibubapa yang akan memberikan semua yang diinginkannya. Biasakanlah anak kita untuk berusaha mengerjakan tugas mereka sendiri agar mereka dapat belajar bertanggung jawab untuk diri mereka sendiri.

2. Jangan terlalu banyak melarang
Rasa keingintahuan anak terhadap dunianya sering kali membuat mereka ingin mencuba melakukannya secara leluasa. Ketakutan kita, ibubapa adalah jika hal-hal terburuk terjadi pada anak kita kan ? Makanya kebanyakan di antara ibubapa memberi larangan atau batasan terhadap suatu hal yang boleh membahayakan anak. Larangan hanya membuat rasa ketakutan bagi anak untuk melakukannya dan dapat menjadikan anak berbohong kepada orang kita. Komunikasi dua arah adalah solusi terbaik untuk mengingatkan anak alih-alih melarang anak melakukan hal-hal yang ingin mereka lakukan. Jadi bagaimana cara kita melarang anak-anak ? kita boleh Beri tahu dan terangkan mereka tentang risiko yang mungkin terjadi dan mintalah anak Anda untuk berhati-hati dan tidak ulangi lagi.
Contohnya
“ JANGAN PANJAT PAGAR TU !”
Kepada
“ KAKAK TAK ELOK PANJAT, BAHAYA !, TURUN-TURUN” 

3. Ajar anak untuk tidak berbohong
Jangan sekali-kali memberikan contoh pada anak kita untuk berbohong. Ajar mereka untuk selalu terbuka tentang keadaannya dalam segala hal, walaupun menyingung perasaannya, atau masalah-masalah yang dihadapinya. Jangan membiasakan anak kita tertutup tentang perasaan mereka terhadap kita. Dengan cara ini, kita sudah mendidik anak kita untuk bertindak jujur dalam kehidupannya. In Shaa Allah

 4. Jangan sekali-kali menghukum dengan kekerasan fizikal
Sering kali kita sebagai ibubapa  merasa marah atau kesal terhadap kelakuan anak-anak kita yang buruk dan cara cepat untuk membuat anak takut adalah dengan hukuman fizikal. Salah satu contoh tindakan hukuman fizikal yang sering dilakukan kebanyakan orang tua adalah memukulnya. Entah itu menggunakan tangan, kaki atau benda-benda lainnya yang dapat kita gunakan untuk memukul anak kita. Hal tersebut sama sekali tidak dibenarkan. Jika Anda memiliki anak kecil dan ketika mereka melakukan suatu kesalahan, Anda dapat memberi tahu secara baik-baik dengan bahasa yang mudah difahami oleh mereka tanpa memberikan pukulan dan jika kita memiliki anak yang usianya mungkin sudah beranjak remaja atau sudah faham keadaan, kita boleh menerapkan sistem disiplin terhadap mereka. Kekerasan fizikal hanya akan membuat jiwa anak kita terluka, bukan hanya fizikal atau tubuh mereka yang terluka. Dan itu akan memberi kesan negatif pada pertumbuhan jasmani dan emosi mereka. Hukuman fizikal dalam bentuk apapun hanya akan menakutinya dan akan membuat anak semakin tidak menghormati kita, menjadi keras kepala dan memberontak terhadap kita . 

Tetapi rotanlah jika itu jalan terakhir untuk mendidik anak-anak kita menjadi insan berguna , tetapi perlulah memadai , jangan pula seperti mendera anak . 


5. Kasih dan perhatian
Seorang anak akan merasa selesa dan bahagia apabila kita  menunjukkan kasih dan perhatian. Sifat peduli kita sebagai ibubapa dalam hal sekecil apapun boleh membantu kita dalam mendidik anak. Perhatian bukan bererti berbicara tentang bagaimana kita sebagai ibubapa boleh memberikan wang atau barang-barang kesukaan anak, tetapi juga dalam tindakan, misalnya yang dapat kita lakukan adalah ketika anak kita belajar, saat itulah kita boleh menunjukkan perhatian dan kasih kita dengan cara menemani mereka, walaupun hanya sekadar duduk di sebelah mereka. Dengan demikian anak Anda akan lebih bersemangat dalam belajar dan apabila ada kesulitan, kita dapat membantu anak menyelesaikannya

Menjadi ibubapa adalah tugas dan tanggung jawab yang mulia. Jadilah ibubapa yang dapat dibanggakan oleh anak kita. Didiklah anak kita dengan baik,  semoga anak Anda akan memberikan kegembiraan untuk kita dan keluarga.









Jom Share semoga bermanfaat pada semua . 


0 comments:

Post a Comment